Percepat Mobilisasi Sapi Lokal, Badan Pangan Nasional Cek Kesiapan Lahan Kandang Sapi BUMN

Pedagang daging sapi di Pasar Modern BSD City, Tangerang Selatan, Banten (9/3/2022). Harga daging sapi di sini dijual Rp130 ribu -Rp170 ribu per kg, tergantung bagian daging yang dijual. Harga itu terbilang masih tinggi dibanding harga normal Rp110 ribu-Rp120 ribu/Kg-nya. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

 Badan Pangan Nasional atau NFA (National Food Agency) mensinergikan Industri Pangan dan Pupuk, Kementerian BUMN dan Dirjen PKH Kementerian Pertanian guna mempercepat mobilisasi sapi lokal dengan melakukan peninjauan lahan kandang sapi milik Pupuk Kujang Cikampek (PKC) atau Pupuk Indonesia Holding Company Group.


“Pupuk Kujang mempersiapkan kandang sapi kapasitas 1.800 ekor sapi, dan Kementerian Pertanian akan mempersiapkan IKH (Instalasi Karantina Hewan), paralel juga stok sapi lokal bisa langsung ke kandang. Sedangkan Holding Pangan ID FOOD melalui PT Berdikari akan B2B (Business to Business) dengan Pupuk Kujang,” kata Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pangan Nasional, dalam keterangannya Selasa (14/03/2022).

Arief melanjutkan mulai dari sumber sentra produksi sapi dikumpulkan di kandang setelah itu nanti kerjasama juga dengan rumah Rumah Potong Hewan kemudian distribusi melalui pedagang–pedagang pasar.

“Jadi, akan menjadi kesatuan ekosistem pangan, bangun ekosistem ini tidak mudah tetapi harus dikerjakan, jadi hari ini Badan Pangan Nasional, BUMN, Asosiasi, swasta berkolaborasi seperti yang sering saya sampaikan bahwa perlu kolaborasi seluruh pihak stakeholders, salah satu maksudnya ya seperti ini,” pungkas Arief.

Sementara itu, Asisten Deputi Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Zuryati Simbolon mengatakan bahwa tahun 2022 ini pangan akan menjadi prioritas dari Kementerian BUMN dalam mendukung ketahanan pangan nasional, salah satunya BUMN Holding Pangan sudah terbentuk.

“Sekarang kita sedang berusaha untuk membentuk ekosistem pangan untuk semua komoditi, kunjungan kerja hari ini bersama Kepala Badan Pangan Nasional kolaborasi Holding Pangan ID Food melalui PT Berdikari dan PKC, Berdikari yang menyediakan sapinya, PKC menyediakan kandangnya,” kata Zuryati.

Zuryati melanjutkan kegiatan ini merupakan dukungan Kementerian BUMN terhadap stabilisasi harga pangan khususnya daging sapi dan daging kerbau, salah satunya dengan membentuk supply chain sinergi BUMN. Ia mengharapkan kedepan ekosistem ini sudah establish dan importasi bisa semakin berkurang.

Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Maryadi menyampaikan dalam upaya memobilisasi sapi-sapi tersebut, tentu memerlukan penanganan khusus. Ia pun mengatakan saat ini paralel berkoordinasi dengan tim untuk menyiapkan segala persyaratan teknis untuk menampung 1.800 ekor sapi yang merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan pangan melalui optinmalisasi aset perusahaan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional atau NFA Arief Prasetyo Adi beserta rombongan turut meninjau lahan Pertanian untuk komoditas kedelai sebagai potensi kontribusi produksi komoditas kedelai di Indonesia.

Adapun total luasan lahan kedelai sekitar 150 hektare, dilakukan bertahap dan dikelola PT Sang Hyang Seri Member of ID FOOD /Anggota Holding Pangan. Tahapan pertama dilakukan seluas 13 ha lahan untuk tanam kedelai kerjasama dengan Riset Universitas Gadjah Mada.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : https://investor.id/business/286727/percepat-mobilisasi-sapi-lokal-badan-pangan-nasional-cek-kesiapan-lahan-kandang-sapi-bumn

Popular Posts